PROFIL TAWAF

KENAPA DI KUTTAB AL-FATIH ADA LEMBAGA TAWAF

Sejarah kuttab telah mengajarkan kami untuk membentuk lembaga yang bernama tawaf. Definisi tawaf sudah dijelaskan oleh ketua yayasan kami di dalam tulisannya melalui web geraidinar.com. Kuttab ada kaitan eratnya dengan lembaga tawaf. Karena sejarah mengajarkan kami untuk menjadikan lembaga pendidikan bukan wilayah profit.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya dalam anggaran operasional berimbang. Bahwa operasional pendidikan di dalam sejarah kuttab itu didukung oleh Negara, donator dan wakaf-wakaf dari masyarakat yang peduli terhadap pendidikan.

Di awal mendirikan lembaga ini kami memulai dengan mengenakan biaya pada seluruh peserta didik . biaya itu tentu digunakan sepenuhnya untuk operasional kuttab al fatih. Bahkan bisa terjadi kenaikan di waktu-waktu tertentu, dikarenakan ada ketidakseimbangan biaya pengeluaran dan biaya pemasukan.
Namun, seiring berjalannya lembaga pendidikan ini.

kami berusaha untuk menjadikan lembaga ini gratis tanpa biaya sedikit pun dengan memaksimalkan wakaf-wakaf produktif dari berbagai elemen yang terkait.

Itulah mengapa di dalam web ini kami membuka peluang yang seluas-luasnya bagi para aghnia untuk ikut terlibat di dakwah pendidikan ini. dan kami berusaha disetiap bulannya memberikan laporan pemasukan dan pengeluarannya di web ini.

Wakaf dan infaq-infaq yang kami terima, kami usahakan untuk diproduktifkan. Kami memulai beberapa unit usaha yang seluruh atau sebagian keuntungannya dikembalikan untuk membiayai operasional pendidikan.

Contoh yang sudah berjalan herbal 4 sunah, produksi obat untuk kesehatan komunitas al fatih dan umum. Penjualan kami lakukan dan keuntungannya kami salurkan ke unit-unit non profit kami. Contoh lainnya kami mencetak buku-buku panduan belajar yang kami jual belikan, keuntungannya kami salurkan ke unit-unit non profit kami. Dalam waktu dekat kami akan membuka toko sembako yang kami jual dikomunitas dan umum keuntungannya juga akan dialokasikan untuk membiayai pendidikan ini.
Wakaf produktif juga dilakukan dalam jangka panjang.

Ketua yayasan kami bersama tim pertaniannya sudah memulai menghidupkan tanah-tanah wakaf untuk ditanami beraneka macam tanaman produktif seperti : Zaitun,Kelengkeng, Durian. Ketika musim panen tiba, maka hasil panennya akan dialokasikan ke tawaf. Dari tawaf yang akan menyalurkan ke unit-unit non profit kami.

Inilah sebuah ikhtiar, yang semuanya berharap bimbingan Allah subhanahuwata’ala.

Semoga Allah meridhoi langkah-langkah kecil ini…
Wallahu’alam…

Ditulis Oleh: Ust. Ilham Sembodo (Direktur Pendidikan Al-Fatih)

When you have the opinion essay topics, you https://writemyessay4me.org/ have to look at them and choose the best one to write on.